BISNIS EXPO – Sejumlah perusahaan migas global bersiap kembali ke Indonesia. TotalEnergies dijadwalkan kembali melakukan pengeboran di Wilayah Kerja Bobara bersama PETRONAS dan Pertamina mulai bulan depan, sementara Shell dan Chevron siap melakukan joint study di beberapa wilayah kerja.
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto menyampaikan hal tersebut usai menutup gelaran Forum Ekonomi, Keuangan dan Komersial (FOREK) Hulu Migas 2026 di Jakarta, Kamis (29/10/2026).
“TotalEnergies kembali untuk melakukan pengeboran bulan depan di Bobara, bersama PETRONAS dan Pertamina,” ujar Djoko.
Menurut Djoko, kembalinya pemain besar tersebut menunjukkan Indonesia masih menjadi perhatian industri migas global, sebagaimana juga tercermin dari kehadiran Eni dan PETRONAS dalam forum tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa minat tersebut harus dijaga dengan iklim investasi yang semakin kompetitif, terutama dari sisi regulasi dan kebijakan fiskal.
“Yang paling utama adalah bagaimana iklim hulu migas Indonesia semakin menarik. Salah satunya melalui regulasi dan kebijakan fiskal yang lebih fleksibel, sehingga kita bisa memberikan insentif yang sesuai kebutuhan industri,” kata Djoko.
Untuk itu, FOREK Hulu Migas 2026 menghadirkan pemangku kepentingan dari dalam dan luar negeri untuk membandingkan skema fiskal hulu migas di berbagai negara. Dari forum ini diharapkan teridentifikasi kebijakan yang terbukti menarik investor dan dapat diadaptasi sesuai karakteristik migas nasional.
“Kita bandingkan fiscal terms di berbagai negara, mengapa investor banyak datang ke sana, lalu kita diskusikan apakah kebijakan tersebut bisa ditiru atau diadaptasi agar investor tertarik masuk ke Indonesia,” jelasnya.
Djoko menambahkan, Indonesia memiliki potensi sumber daya migas yang besar, dan sejumlah temuan dalam beberapa tahun terakhir membuka peluang pengembangan baru.
Agar potensi tersebut memberi nilai tambah bagi perekonomian nasional, diperlukan perbaikan regulasi, skema fiskal yang berdaya saing, serta insentif yang tepat.



