Keuangan

Coinvestasi Perkenalkan Blockchain Dan Cryptocurrency Gelar Roadshow Coinvest di Bogor

BisnisExpo.com Bogor – Coinvestasi adalah platform media mata uang crypto, aset digital dan teknologi blockchain terbesar di Indonesia, kembali menggelar Roadshow Coinfest ke duanya di Kota Bogor, setelah perdananya pada Januari lalu digelar di Jakarta. Hal ini di lakukan dalam rangka mengedukasi publik tentang crypto currency dan blockchain agar publik lebih memahami apa itu blockchain dan crypto currency yang disajikan secara menarik dan professional.

Demikian hal tersebut diungkapkan Hendi Wishnu selaku perwakilan dari Coinvestasi ketika ditemui usai sosialisasi kegiatan tersebut di Bogor Kamis (5/12/2019).

Hendi Wishnu menjelaskan, ” sosialisasi ini selain membahas materi seputar teknikal analisis trading crypto currency dan blockchain fundamental, namun kali ini kami juga menyasar para milenial untuk mengetahui outlook industri ini di 2020 mendatang.”

“Selanjutnya Roadshow Coinfest ini juga akan digelar di kota kota lain seperti di Kota Bandung, dan juga Makasar dengan menggandeng sejumlah praktisi dan pakar di industri blockchain dan kripto,” tambah Hendy.

Dalam kesempatan yang sama, Rexy Fayed selaku Country Manager, Binance Indonesia menambahkan, sebagai salah satu bursa kripto terbesar di dunia, Binance merasa perlu meningkatkan awareness agar masyarakat yang belum paham menjadi paham, dan tidak hanya sekedar ikut-ikutan terjun ke industri blockchain dan kripto.

“Binance merupakan bursa kripto terbesar di dunia, kenapa kami join di event ini karena kami menyadari pengetahuan masyarakat di Indonesia terkait kripto dan blockchain ini masih minim yang mana hal tersbeut mempengaruhi penetrasi pasar industri blockchain dan kripto di Indonesia,” ungkap Rexy.

“Ini upaya kami untuk meningkatkan awareness terkait hal tersebut, tak hanya untuk Binance tapi juga untuk industri blockchain itu sendiri,” ujarnya.

Disinggung terkait fenomena ‘halving bitcoin’ di 2020, lebih lanjut Rexy mengungkapkan , “Terkait halving bitcoin boleh dibilang sebagai penentu industri kripto kedepannya akan seperti apa, apakah akan berpengaruh secara positif atau negative itu kita lihat kedepannya.”

Namun Rexy mengungkapkan jika melihat fenomena 4 tahun sekali (halving bitcoin) tersebut, memang ada kecenderungan nilai bitcoin selalu meningkat.

“Jika melihat tren halving sebelumnya, halving 2020 mendatang banyak yang meyakini hal yang sama yakni nilai tukar bitcoin akan kembali naik dan hal tersebut akan memperbanyak adopsi dan bukan spekulasi,” tutup Rexy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *