BISNIS EXPO — Indonesia Design District (IDD) PIK2 memperkuat langkah ekspansi globalnya melalui partisipasi dalam Salone del Mobile 2026 di Milan, Italia. Kehadiran ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memposisikan Indonesia sebagai pemain aktif dalam rantai nilai industri desain global, sekaligus membuka peluang investasi dan kolaborasi lintas negara.
Melalui IDD Pavilion bertema “House of Indonesia”, IDD PIK2 tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga menawarkan pendekatan berbasis ekosistem. Konsep ini menekankan integrasi antara desainer, produsen, brand, hingga pasar, yang mencerminkan kesiapan Indonesia dalam bersaing di tingkat internasional, baik dari sisi kreativitas maupun kapabilitas industri.
Partisipasi di Milan turut menghasilkan sejumlah engagement strategis. IDD PIK2 menjalin komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan global, termasuk institusi akademik, asosiasi bisnis Eropa, serta jaringan diplomatik. Interaksi ini membuka peluang kerja sama di bidang pengembangan desain, distribusi produk, hingga potensi joint venture dalam industri kreatif.
Dukungan pemerintah juga menjadi faktor penting dalam memperkuat positioning ini. Kunjungan perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Italia ke IDD Pavilion mencerminkan sinergi antara sektor publik dan swasta dalam mendorong ekspor nilai tambah industri kreatif Indonesia.
Secara bisnis, momentum ini menandai pergeseran peran Indonesia dalam industri desain global. Jika sebelumnya lebih dikenal sebagai pasar, kini Indonesia mulai diposisikan sebagai sumber inovasi—terutama dalam eksplorasi material dan pendekatan desain berbasis budaya. Hal ini membuka peluang bagi peningkatan daya saing produk lokal di pasar internasional.
Ke depan, strategi ini akan diperkuat melalui penyelenggaraan Indonesia Design Week 2026 (IDW) pada 18–27 September 2026. Dengan tema “Collective Culture”, IDW diarahkan sebagai platform regional untuk mempertemukan pelaku industri desain ASEAN, sekaligus memperluas jaringan bisnis dan distribusi.
IDW tidak hanya berfungsi sebagai event showcase, tetapi juga sebagai marketplace ide dan kolaborasi. Fokus pada pertukaran pengetahuan, eksplorasi material, dan integrasi budaya diyakini dapat menciptakan peluang komersial baru, termasuk pengembangan produk dan penetrasi pasar regional.
Seluruh inisiatif ini berbasis di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), yang berkembang menjadi salah satu pusat ekonomi kreatif baru di Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur modern dan kehadiran berbagai brand internasional, kawasan ini menawarkan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan industri desain dan gaya hidup.
IDD PIK2 sendiri diposisikan sebagai hub yang mengintegrasikan fungsi ritel, pameran, hingga kolaborasi industri. Peran ini menjadikan IDD tidak hanya sebagai destinasi komersial, tetapi juga sebagai platform yang mendorong pertumbuhan bisnis berbasis desain secara berkelanjutan.
Dengan strategi yang menghubungkan eksposur global di Milan dan penguatan pasar regional melalui IDW, IDD PIK2 menargetkan peningkatan nilai ekonomi dari sektor desain Indonesia. Langkah ini sekaligus mempertegas potensi industri kreatif sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi nasional di masa depan.


