Skip to content
Berita Terkini
  • Roemah Indonesia Perkuat Diplomasi Kopi dan Kakao di Amsterdam Coffee Festival 2026
  • Fauzan Zidni Resmi Pimpin BPI, Siapkan Revisi UU untuk Perkuat Industri dan Investasi Film
  • Jabarano Roastery by Hejo Bidik Pasar Eropa Lewat Amsterdam Coffee Festival 2026
  • Bidik Nasabah Premium, BRI Cabang Kebayoran Baru Rilis Kartu Debit Edisi Barcelona
  • Perkuat Ekosistem Finansial, BCA Digital dan Monit Hadirkan Kartu Debit Korporasi Terintegrasi
Friday, April 17, 2026
BisnisExpo.com
  • Home
  • Nasional
  • Otomotif
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Keuangan
  • Tekno
  • Bisnis
  • Event
  • Property
  • Redaksi
Gaya Hidup

Ija Kroeng Memperkuat Brand Pada Logo Costume Masker dimasa Pandemi

Posted on June 25, 2020June 25, 2020 Author Redaksi Comments Off on Ija Kroeng Memperkuat Brand Pada Logo Costume Masker dimasa Pandemi

BisnisExpo.com Jakarta – Hampir semua sektor bisnis di dunia dan indonesia mengalami dampak langsung maupun tidak langsung dari wabah covid-19. Pelaku- pelaku usaha di Provinsi Aceh juga tidak sedikit yang merumahkan karyawannya bahkan ada juga yang harus menutup total bisnisnya.

Ija Kroeng yg merupakan brand lokal yang memproduksi kain sarung etnik Aceh dan pakaian muslim pria milenial juga merasakan efek dari lockdown yang diberlalukan hampir diseluruh dunia.

Pada saat awal diberlakukannya jam malam oleh Pemerintah Aceh pertengahan Maret 2020, workshop Ija Kroeng terpaksa menghentikan aktivitas produksi selama seminggu karna tenaga kerja tidak diperbolehkan keluar dari kampung tempat tinggal mereka. Disaat itu pula penjualan mengalami penurunan hampir 99 persen.

Setelah ada anjuran dari WHO supaya masyarakat memakai masker kain sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyebaran virus corona, permintaan akan masker kainpun meningkat tajam sehingga mengakibatkan kelangkaan masker dan harga yang tidak normal dipasar.

Demand yang besar ini dimanfaatkan oleh masyarakat umum untuk memproduksi masker kain standar untuk dipakai sendiri maupun dijual.

Tidak sedikit pebisnis dari sektor lain seperti kulineri membanting stir mengambil peluang untuk memproduksi masker kain juga.

Menurut Khairul Fajri (IFC Aceh), sektor bisnis fashion khususnya yang memproduksi sendiri produknya atau minimal memiliki mesin jahit adalah salah satu sektor bisnis yang paling mampu untuk bertahan karna masih bisa memproduksi produk- produk yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan team medis seperti masker dan APD.

Di Aceh, tidak semua rumah produksi memiliki mesin jahit sekaligus perlengkapan printing kain. Workshop Ija Kroeng yang memiliki mesin jahit dan peralatan manual printing mengambil kesempatan ini untuk memproduksi masker berlogo brand ija kroeng.

Pada saat itu permintaan masker Ija Kroeng sangat tinggi sehingga kami batasi perorang bisa membeli 10 pcs.

Selain menjual langsung masker berlogo brand Ija Kroeng di media sosial dan di workshop, strategi masketing lainya ialah dengan memproduksi sample masker berlogo instansi atau perusahaan seperti Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan Aceh, Musium Aceh, Aceh Business Club dan lainya yang dianggap memiliki kemungkinan besar untuk memesan masker dalam jumlah besar untuk dibagikan kepada masyarakat. Kemudian foto sample maskernya dipromosikan langsung ke relasi yang ada di instansi dan perusahaan tersebut.

Tidak menunggu lama, orderan masker kain berlogo custompun datang sehingga harus menambah karyawan untuk mempercepat kapasitas produksi.

Secara tidak langsung momen ini sangat membantu untuk menyebarkan informasi tentang brand kita kepada konsumen baru yang selama ini tidak bisa dijangkau, menjaga eksistensi dan menguatkan posisi brand dimata konsumen.

Hal ini bisa dilihat dari bertambahanya follower di media sosial yang siknifikan sehingga berefek kepada penjualan bulanan khususnya selama bulan Ramadhan terhadap produk utama seperti kain sarung, celana sarung dan baju muslim pria.

Setelah dimulainya new normal dimana masyarakat sudah bisa beraktifitas seperti biasa walaupun ada pembatasan pembatasan untuk mencegah kembali penyebaran covid-19. Acara- acara pernikahan di mesjid juga sudah mulai diselenggarakan kembali dengan salah satu syaratnya ialah semua orang wajib memakai masker.

Ija Kroeng melihat ada peluang dan segera berinovasi lagi memproduksi masker kain bertuliskan nama pasangan pengantin sebagai souvenir, kemudian masker ini akan dibagikan kepada seluruh orang yang akan datang ke acara pernikahan tersebut.

Berkat doa dan saling menyemangati sesama team work dan juga organisasi, alhamdulillah tidak ada karyawan Workshop Ija Kroeng yang di PHK.

Disetiap ada kesusahan pasti ada peluang peluang baru kalau kita masih berfikir positif dan selalu berinovasi sehingga dimasa pandemik seperti sekarang ini kita masih bisa mempertahankan bahkan bisa lebih membesarkan bisnis kita.

Semoga wabah virus corona ini segera berlalu, sukses selalu untuk kita semua !!!

Tagged #aceh, #bisnis, #bisnisexpo, #brand, #Costume, #IjaKroeng, #kain, #Logo, #masker, #pandemi, #sarung
Redaksi

Related Articles

Gaya Hidup

Hindari Minum Jahe Jika Sakit Berikut Ini

Posted on May 23, 2024May 23, 2024 Author Redaksi

BisnisExpo.ComJakarta – Jahe salah satu rempah kerap digunakan sebagai salah satu obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Air jahe tidak hanya akan membuat tubuh terasa lebih hangat, tetapi juga akan memberikan beberapa manfaat untuk kesehatan seperti mengurangi nyeri dan kadar gula darah. Namun ternyata ada beberapa jenis penyakit yang tidak boleh minum jahe. konsumsi jahe […]

Gaya Hidup Nasional

Mercure Jakarta Sabang dan Mercure BSD City Gandeng Chef Steby Rafael

Posted on March 22, 2023 Author Redaksi

BisnisExpo.Com Jakarta – Bulan Ramadan merupakan momen paling ditunggu untuk berkumpul bersama teman dan keluarga. Selain itu, estetika tempat makan kini juga menjadi hal yang patut dipertimbangkan, sebab, momen buka bersama akan diabadikan dalam foto yang kemudian diposting ke media sosial.Banyak hotel dan restoran memikirkan bagaimana makanan dan pelayanan yang disajikan akan membuat pelanggannya merasa […]

Gaya Hidup

Dengan Gebrakan Baru MUFFEST Hadir di Februari 2021

Posted on August 20, 2020August 20, 2020 Author Redaksi

BisnisExpo.com Jakarta – Setelah mendulang sukses penyelenggaran Muslim Fashion Festival (MUFFEST) pada tahun ini dengan menghadirkan 400 exhibitors, fashion show dari 117 designers ternama tanah air, talk show, seminar, serta kompetisi. Dengan total pengunjung MUFFEST 2020 mencapai 54.671 pengunjung. Total transaksi retail mencapai Rp43,7 miliar. Indonesia Fashion Chamber (IFC) dan Dyandra Promosindo dengan bangga akan […]

Post navigation

Phillip Iswardono Desainer Tenun Lurik Berbagi Tips di Masa Pandemi Covid-19
Perubahan Trend Fashion Gaya Hidup Baru, Hannie Hananto Ciptakan Masker Modis
Copyright 2019 @ BisnisExpo.com | Eggnews by Theme Egg.