Skip to content
Berita Terkini
  • Allergy Smart Solution, Inovasi Digital yang Membantu Bunda Lebih Peka terhadap Alergi Anak
  • Bioskop Diramaikan Film Summer 2026, blu by BCA dan CGV Hadirkan Sistem Pembayaran Terintegrasi
  • Antrean Panjang Haji, Kapan Waktu Ideal untuk Mulai Mendaftar?
  • IDD PIK2 Perluas Jejak Global di Salone del Mobile 2026, Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri Desain Internasional
  • Soundcore Rilis Soundcore Boom 2 SE, Speaker Portable 30W dengan Fitur Multi-Speaker hingga 100 Perangkat
Thursday, May 07, 2026
BisnisExpo.com
  • Home
  • Nasional
  • Otomotif
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Keuangan
  • Tekno
  • Bisnis
  • Event
  • Property
  • Redaksi
Gaya Hidup

Ija Kroeng Memperkuat Brand Pada Logo Costume Masker dimasa Pandemi

Posted on June 25, 2020June 25, 2020 Author Redaksi Comments Off on Ija Kroeng Memperkuat Brand Pada Logo Costume Masker dimasa Pandemi

BisnisExpo.com Jakarta – Hampir semua sektor bisnis di dunia dan indonesia mengalami dampak langsung maupun tidak langsung dari wabah covid-19. Pelaku- pelaku usaha di Provinsi Aceh juga tidak sedikit yang merumahkan karyawannya bahkan ada juga yang harus menutup total bisnisnya.

Ija Kroeng yg merupakan brand lokal yang memproduksi kain sarung etnik Aceh dan pakaian muslim pria milenial juga merasakan efek dari lockdown yang diberlalukan hampir diseluruh dunia.

Pada saat awal diberlakukannya jam malam oleh Pemerintah Aceh pertengahan Maret 2020, workshop Ija Kroeng terpaksa menghentikan aktivitas produksi selama seminggu karna tenaga kerja tidak diperbolehkan keluar dari kampung tempat tinggal mereka. Disaat itu pula penjualan mengalami penurunan hampir 99 persen.

Setelah ada anjuran dari WHO supaya masyarakat memakai masker kain sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyebaran virus corona, permintaan akan masker kainpun meningkat tajam sehingga mengakibatkan kelangkaan masker dan harga yang tidak normal dipasar.

Demand yang besar ini dimanfaatkan oleh masyarakat umum untuk memproduksi masker kain standar untuk dipakai sendiri maupun dijual.

Tidak sedikit pebisnis dari sektor lain seperti kulineri membanting stir mengambil peluang untuk memproduksi masker kain juga.

Menurut Khairul Fajri (IFC Aceh), sektor bisnis fashion khususnya yang memproduksi sendiri produknya atau minimal memiliki mesin jahit adalah salah satu sektor bisnis yang paling mampu untuk bertahan karna masih bisa memproduksi produk- produk yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan team medis seperti masker dan APD.

Di Aceh, tidak semua rumah produksi memiliki mesin jahit sekaligus perlengkapan printing kain. Workshop Ija Kroeng yang memiliki mesin jahit dan peralatan manual printing mengambil kesempatan ini untuk memproduksi masker berlogo brand ija kroeng.

Pada saat itu permintaan masker Ija Kroeng sangat tinggi sehingga kami batasi perorang bisa membeli 10 pcs.

Selain menjual langsung masker berlogo brand Ija Kroeng di media sosial dan di workshop, strategi masketing lainya ialah dengan memproduksi sample masker berlogo instansi atau perusahaan seperti Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan Aceh, Musium Aceh, Aceh Business Club dan lainya yang dianggap memiliki kemungkinan besar untuk memesan masker dalam jumlah besar untuk dibagikan kepada masyarakat. Kemudian foto sample maskernya dipromosikan langsung ke relasi yang ada di instansi dan perusahaan tersebut.

Tidak menunggu lama, orderan masker kain berlogo custompun datang sehingga harus menambah karyawan untuk mempercepat kapasitas produksi.

Secara tidak langsung momen ini sangat membantu untuk menyebarkan informasi tentang brand kita kepada konsumen baru yang selama ini tidak bisa dijangkau, menjaga eksistensi dan menguatkan posisi brand dimata konsumen.

Hal ini bisa dilihat dari bertambahanya follower di media sosial yang siknifikan sehingga berefek kepada penjualan bulanan khususnya selama bulan Ramadhan terhadap produk utama seperti kain sarung, celana sarung dan baju muslim pria.

Setelah dimulainya new normal dimana masyarakat sudah bisa beraktifitas seperti biasa walaupun ada pembatasan pembatasan untuk mencegah kembali penyebaran covid-19. Acara- acara pernikahan di mesjid juga sudah mulai diselenggarakan kembali dengan salah satu syaratnya ialah semua orang wajib memakai masker.

Ija Kroeng melihat ada peluang dan segera berinovasi lagi memproduksi masker kain bertuliskan nama pasangan pengantin sebagai souvenir, kemudian masker ini akan dibagikan kepada seluruh orang yang akan datang ke acara pernikahan tersebut.

Berkat doa dan saling menyemangati sesama team work dan juga organisasi, alhamdulillah tidak ada karyawan Workshop Ija Kroeng yang di PHK.

Disetiap ada kesusahan pasti ada peluang peluang baru kalau kita masih berfikir positif dan selalu berinovasi sehingga dimasa pandemik seperti sekarang ini kita masih bisa mempertahankan bahkan bisa lebih membesarkan bisnis kita.

Semoga wabah virus corona ini segera berlalu, sukses selalu untuk kita semua !!!

Tagged #aceh, #bisnis, #bisnisexpo, #brand, #Costume, #IjaKroeng, #kain, #Logo, #masker, #pandemi, #sarung
Redaksi

Related Articles

Gaya Hidup

THE 1O1 Bogor Suryakancana Gelar Wedding Showcase 2021 Pernikahan di Era New Normal

Posted on March 9, 2021March 9, 2021 Author Redaksi

BisnisExpo.com Bogor – THE 1O1 Bogor Suryakancana menyelenggarakan wedding showcase dengan tema Black Pink 2021. Kegiatan ini untuk menegaskan bahwa THE 1O1 Bogor Suryakancana siap menjadi tempat momen bahagia menggelar pernikahan dengan menerapkan protokol kesehatan new normal. Dalam acara ini, THE 1O1 Bogor Suryakancana bekerjasama dengan berbagai vendor wedding ternama antara lain Venue & catering: […]

Gaya Hidup Nasional

Swiss-Belresidences Rasuna Epicentrum Re-Opening Epic Lounge & Bar

Posted on May 20, 2022May 23, 2022 Author Redaksi

BisnisExpo.Com Jakarta – Setelah tutup selama bulan Ramadan, kini Epic Lounge & Bar yang berlokasi di Swiss-Belresidences Rasuna Epicentrum telah dibuka kembali untuk umum pada hari Kamis, tanggal 19 Mei 2022 dengan menampilkan live music dari pukul 17:00 hingga 21:00 WIB dan memberikan 50% potongan harga untuk menu makanan serta minuman selama bulan Mei 2022. […]

Gaya Hidup Nasional Tekno

TS Media Tarus Berevolusi Jadi Perusahaan Produksi Media Digital

Posted on March 30, 2022March 31, 2022 Author Redaksi

BisnisExpo.Com Jakarta – Pergeseran berbagai aspek kehidupan ke arah digital memang tak terhindari ikut mengubah perilaku dan gaya hidup. Terlebih saat pandemi, saat kegiatan sosial sangat dibatasi sehingga banyak berubah dari offline menjadi online. Pergeseran inilah yang ikut memicu TS Media berevolusi. Dari yang awalnya merupakan proyek dokumentasi kegiatan traveling dari dua pendirinya, Luna Maya […]

Post navigation

Phillip Iswardono Desainer Tenun Lurik Berbagi Tips di Masa Pandemi Covid-19
Perubahan Trend Fashion Gaya Hidup Baru, Hannie Hananto Ciptakan Masker Modis
Copyright 2019 @ BisnisExpo.com | Eggnews by Theme Egg.