Nasional

Jakarta Menempati Peringkat ke-17 Sebagai Kota Tersehat di Dunia

BisnisExpo.com Jakarta – DKI Jakarta menjadi salah satu kota sehat sedunia. Hal ini merupakan hasil riset lembaga bernama YouGov yang berbasis di Inggris. Dari penilaian itu, Jakarta menempati peringkat ke-17.

Pandemi Covid-19 telah merubah berbagai aspek kehidupan, termasuk gaya hidup masyarakat perkotaan yang menjadi lebih sehat. Berdasarkan studi yang dilakukan YouGov, hampir setengah dari orang Inggris memiliki resolusi dengan adanya pandemi ini.

Mereka umumnya ingin meningkatkan kebugaran (47%), menurunkan berat badan (44%), dan memperbaiki pola makan (41%). Dengan kata lain, orang-orang memiliki harapan untuk dapat merawat diri dengan lebih baik. Mereka mulai mendaftarkan diri ke gym atau makan makanan yang lebih sehat.

Tapi perlu diingat bahwa kebugaran dan diet bukanlah satu-satunya ukuran kesehatan. Lingkungan tempat tinggal juga mendukung kesehatan seseorang, termasuk pilihan gaya hidup yang mereka jalani.

Berdasarkan hal-hal tersebut, tim YouGov di Lenstore menganalisis 44 kota di seluruh dunia untuk mengungkap di mana kota yang lebih mudah untuk menjalani gaya hidup sehat secara keseluruhan.

Pengukuran itu melibatkan 10 metrik kehidupan sehat, termasuk tingkat obesitas hingga tingkat polusi. Masing-masing metrik diberi skor lalu digabungkan untuk mendapatkan skor total 100. Skor ini digunakan untuk menentukan peringkat 44 kota, mana yang terbaik untuk hidup sehat.

Dari situ didapatkan hasil bahwa Amsterdam merupakan kota tersehat di dunia. Ibu kota Belanda ini dikenal sebagai kota ramah pesepeda. Di sana orang-orang lebih memilih bepergian dengan sepeda, jalan kaki, atau menggunakan transportasi umum.

Tak heran, orang-orang di sana memiliki tubuh yang sehat. Tingkat obesitasnya hanya 20,4 persen.

Sementara itu, ibu kota Indonesia yakni Jakarta menempati posisi ke-17. Tingkat obesitas di Jakarta terbilang rendah yakni 6,9 persen. Kemudian angka harapan hidupnya adalah 68,5 tahun.

Di Jakarta juga terdapat 114 aktivitas luar ruang yang dapat dilakukan masyarakat. Selain itu, ada 833 tempat yang dapat dikunjungi masyarakat untuk melakukan aktivitas luar ruang.

Untuk membayar keanggotaan gym, Jakarta juga terbilang lebih murah dibandingkan kota lain seperti Madrid atau Seoul, yang peringkatnya berdekatan dengan Jakarta. Setiap bulan, rata-rata orang harus mengeluarkan Rp 514 ribu untuk gym.

Sayangnya, poin yang masih buruk dari Jakarta adalah tingkat polusi. Skor polusi di Jakarta adalah 84.39. Jumlahnya jauh lebih tinggi dibandingkan Madrid 52.68 dan Seoul 57.82.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *