Nasional

WHO Rekomendasikan Batasan Polutan Udara Yang Lebih Ketat

BisnisExpo.Com Jakarta – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan batasan polutan udara yang lebih ketat pada hari Rabu (22/9/2021).

Pedoman Kualitas Udara Global WHO yang baru, yang berisi pengukuran kompleks untuk berbagai polutan selama jangka waktu tertentu, lebih ketat daripada aturan Uni Eropa saat ini.

Badan PBB itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penelitian telah menunjukkan kualitas udara yang buruk jauh lebih berbahaya bagi manusia daripada yang telah lama diasumsikan.

“Polusi udara merupakan ancaman bagi kesehatan di semua negara, tetapi paling parah menyerang orang-orang di negara berpenghasilan rendah dan menengah,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, seperti dikutip dari Medical Xpress, Jumat (24/9/2021).

“Pedoman Kualitas Udara baru WHO adalah alat berbasis bukti dan praktis untuk meningkatkan kualitas udara tempat semua kehidupan bergantung. Saya mendesak semua negara dan semua yang berjuang untuk melindungi lingkungan kita untuk menggunakannya guna mengurangi penderitaan dan menyelamatkan nyawa.”

Partikel debu dan nitrogen dioksida (NO2) adalah salah satu polutan yang paling mengkhawatirkan.

Polusi udara juga berperan dalam pandemi virus corona, tambah WHO. Orang dengan penyakit pernapasan karena udara yang buruk memiliki risiko lebih besar daripada orang sehat dan menjadi sakit parah jika terinfeksi virus corona.

Setiap tahun, WHO memperkirakan 7 juta orang di seluruh dunia meninggal sebelum waktunya akibat polusi udara. Pada anak-anak, dapat berakibat pertumbuhan paru-paru terganggu dan gejala asma bisa meningkat.

Pada orang dewasa, polusi udara dapat membantu menyebabkan penyakit jantung dan Stroke.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *