Tekno

Platform telekonferensi Google Meet Hadirkan Fitur Baru Untuk Kegiatan Belajar Mengajar

BisnisExpo.com Jakarta – Platform telekonferensi Google Meet segera mendapat serangkaian fitur baru untuk mendukung kegiatan belajar mengajar (KBM) secara online. Kehadiran fitur-fitur ini nantinya diharapkan bisa membuat suasana belajar menjadi lebih nyaman, aman, kondusif, sekaligus menarik untuk peserta. Google, misalnya, bakal menghadirkan fitur “End meeting for all” untuk langsung membubarkan kelas virtual apabila telah selesai, serta “Mute all participants” untuk mematikan mic seluruh siswa secara serentak.

“Ketika siswa di-mute, guru (host) juga bakal bisa melarang muridnya untuk melakukan unmute secara mandiri, agar proses belajar tidak terganggu suara berisik dari partisipan,” kata Google dalam blog resminya yang dikutip Senin (22/2/2021).

Menurut Google, Meet nantinya juga akan lebih terintegrasi dengan layanan Google Classroom. Sehingga KBM bisa dibuat selancar mungkin. Ketika ruangan Meet dibuat dari layanan Classroom, misalnya, murid tak akan bisa masuk ke ruangan tersebut sebelum sang guru/host masuk dan memulai ruangan.

“Siswa-siswa yang diizinkan masuk ke ruangan kelas tersebut juga hanya mereka yang tercantum dalam daftar absen, sehingga orang lain tak akan bisa masuk,” tulis Google.

Adapun Meet akan menunjuk guru yang membuat ruangan sebagai host secara otomatis. Tiap ruangan sendiri hanya diperbolehkan ada satu guru. Jika lebih, maka host bisa dialihkan ke guru lainnya.

Selain untuk guru, tambah Google, ada beberapa fitur baru Meet yang nantinya dapat berguna bagi para peserta didik. Salah satunya adalah fitur “Emoji reactions” yang memungkinkan siswa untuk merespon guru menggunakan emoji dengan tone warna berbeda agar suasana kelas lebih cair.

Ada pula fitur low bandwidth yang bertujuan untuk mempermudah siswa dengan koneksi internet lambat agar mereka bisa mengikuti proses belajar mengajar dengan lancar.

Fitur-fitur baru Meet memiliki jadwal kehadiran berbeda-beda. Emoji reactions bakal meluncur pada bulan Agustus mendatang, sedangkan low bandwidth Meet bakal dihadirkan sebelum 2022. Selain yang disebutkan di atas, masih banyak fitur lainnya yang akan hadir di Google Meet untuk mempermudah guru dan siswa dalam menggunakan Meet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *