BisnisExpo.com Jakarta – Jabarano Roastery by Hejo mengambil langkah strategis dalam ekspansi global dengan berpartisipasi di Amsterdam Coffee Festival 2026 yang berlangsung pada 16–18 April 2026. Keikutsertaan ini menjadi pintu masuk bagi brand asal Indonesia tersebut untuk memperkuat penetrasi di pasar kopi spesialti Eropa.
Kolaborasi antara Jabarano Coffee dan Hejo Coffee mencerminkan sinergi antara kekuatan brand lokal dan jaringan internasional. Jabarano Coffee, yang berbasis di Bandung, telah mengembangkan bisnisnya ke berbagai kota di Indonesia serta memiliki jejak internasional di Arab Saudi, Hungaria, Korea Selatan, dan Denmark. Sementara Hejo Coffee, yang didirikan oleh Rinaldi Nurpratama, beroperasi di Belanda sebagai kedai kopi Indonesia pertama di negara tersebut.
Dari sisi bisnis, kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada branding, tetapi juga membuka peluang distribusi dan kemitraan di pasar Eropa. Dengan meningkatnya permintaan terhadap kopi spesialti dan produk berkelanjutan, Jabarano Roastery by Hejo memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan kopi Indonesia sebagai produk bernilai tambah tinggi.
Portofolio produk yang dibawa mencakup kopi Jawa Barat sebagai core identity, dengan profil rasa floral, fruity, dan earthy. Selain itu, mereka juga menghadirkan kopi dari berbagai daerah seperti Sumatera, Sulawesi, Flores, dan Papua guna memperluas positioning sebagai agregator kopi spesialti Nusantara.
“Kami melihat Eropa sebagai pasar potensial untuk kopi spesialti Indonesia. Partisipasi di Amsterdam Coffee Festival 2026 menjadi langkah awal untuk membangun brand awareness sekaligus membuka peluang kerja sama distribusi,” ujar Arnold Dharmmadhyaksa, CEO & Founder Jabarano.
Selama festival, Jabarano Roastery by Hejo akan memanfaatkan berbagai touchpoint bisnis, termasuk cupping session dan coffee tasting, sebagai sarana edukasi pasar sekaligus penjajakan mitra potensial seperti roaster, distributor, dan pelaku industri F&B di Eropa.
Langkah ini menandai strategi jangka panjang Jabarano Roastery by Hejo dalam memperluas rantai nilai kopi Indonesia, dari hulu hingga hilir, sekaligus meningkatkan daya saing produk kopi Nusantara di pasar global.

