Nasional

Studi Terbaru, Varian Omicron Tidak Bahayakan Paru-paru

BisnisExpo.Com Jakarta – Sejumlah studi terbaru memprediksi varian omicron menyebabkan gejala Covid-19 yang lebih ringan.

Tim peneliti Jepang dan Amerika telah melakukan studi terbaru pada tikus dan hamster. Alhasil, varian omicron menunjukkan infeksi dengan tingkat pengrusakan yang lebih rendah dan hanya meliputi hidung, tenggorokan, dan batang tenggorok.

Studi tersebut juga menemukan bahwa varian omicron tidak membahayakan paru-paru. Selain kedua hewan sebelumnya, peneliti juga menggunakan hamster Syrian.

Pada studi-studi sebelumnya, hamster Syrian kerap mengalami sakit berat ketika terinfeksi oleh covid-19 hingga varian-varian Covid-19. Namun, ketika terinfeksi omicron, hasilnya mereka mengalami gejala yang lebih ringan.

“Ini mengejutkan, mengingat varian-varian lain menyebabkan infeksi berat pada hamster-hamster ini,” ungkap peneliti dan ahli virologi dari Washington University, dr Michael Diamond dilansir dari laman news.com, Senin (3/1/2022).

Selain itu, studi juga dilakukan tim peneliti dari University of Hong Kong. Penelitian terhadap omicron pun menunjukkan hasil serupa.

Hasil studi menunjukkan bahwa omicron berkembang cenderung lambat dibandingkan varian delta dan varian-varian lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *